AirAsia Buka Rute Surabaya-Makassar, Kokohkan Bandara Sultan Hasanuddin Jadi Hub Indonesia Timur

AirAsia Buka Rute Surabaya-Makassar, Kokohkan Bandara Sultan Hasanuddin Jadi Hub Indonesia Timur

MATA SULSEL, MAROSPT Angkasa Pura Indonesia melalui Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin terus memperkuat perannya sebagai hub penerbangan utama di kawasan timur Indonesia.

Upaya tersebut ditandai dengan ekspansi rute domestik oleh AirAsia yang mulai beroperasi pada 7 Maret 2026.

Penambahan rute ini semakin menegaskan posisi strategis Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sebagai simpul konektivitas yang menghubungkan wilayah barat dan timur Indonesia.

Kehadiran layanan baru tersebut diharapkan dapat memperluas mobilitas penumpang sekaligus memperkuat distribusi logistik antarwilayah.

Ekspansi jaringan penerbangan ini juga memperkuat konektivitas menuju sejumlah kota di Pulau Sulawesi, seperti Kendari, Palu, dan Luwuk, melalui skema penerbangan lanjutan dari Makassar.

Pengoperasian rute Surabaya–Makassar dengan frekuensi hingga tiga kali setiap hari menjadi penggerak utama konektivitas tersebut.

Dengan skema tersebut, Makassar semakin diposisikan sebagai simpul distribusi strategis yang menghubungkan kawasan barat Indonesia dengan wilayah timur, baik untuk pergerakan penumpang maupun arus logistik.

Manajemen Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menyampaikan apresiasi atas langkah ekspansi yang dilakukan AirAsia sebagai bentuk komitmen maskapai tersebut dalam memperkuat jaringan penerbangan domestik di kawasan timur Indonesia.

Langkah ini juga dinilai sejalan dengan upaya mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, serta pengembangan kargo, khususnya komoditas unggulan Sulawesi Selatan.

Melalui konektivitas lanjutan yang dimiliki maskapai tersebut, peluang pengiriman komoditas lokal menuju pasar internasional juga semakin terbuka, termasuk melalui rute internasional Makassar–Kuala Lumpur dan berbagai destinasi global lainnya.

Dari sisi kesiapan operasional, kapasitas infrastruktur bandara dinilai masih sangat memadai untuk mendukung penambahan frekuensi penerbangan.

Saat ini, utilisasi parking stand berada pada kisaran 16 pergerakan per jam dari total kapasitas 30 parking stand yang tersedia, sehingga peluang pengembangan layanan penerbangan masih terbuka luas.

Pengaturan slot penerbangan juga dilakukan melalui koordinasi terpadu guna memastikan kelancaran arus lalu lintas udara tetap terjaga secara aman, tertib, dan efisien.

General Manager Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai, menyampaikan bahwa ekspansi rute ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konektivitas udara di kawasan timur Indonesia.

“Kami mengapresiasi langkah AirAsia yang selama ini telah melayani rute internasional Makassar–Kuala Lumpur dan kini memperluas layanan domestik. Ini merupakan potensi besar karena mendukung konektivitas menuju berbagai kota di Sulawesi dan kawasan Indonesia bagian timur,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran layanan baru ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, baik dari sisi harga tiket yang lebih kompetitif maupun kemudahan distribusi kargo.

“Kami berharap kehadiran layanan ini mampu menghadirkan pilihan harga yang bersaing serta mendukung pengiriman komoditas unggulan daerah. Ke depan, kami juga berharap Makassar dapat menjadi home base AirAsia untuk melayani konektivitas timur–barat Indonesia, sekaligus memperkuat akses pariwisata Sulawesi Selatan ke pasar internasional,” tambahnya.

Melalui kolaborasi strategis antara operator bandara dan maskapai, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin optimistis dapat terus meningkatkan perannya sebagai hub utama penerbangan di kawasan timur Indonesia.

Masyarakat pun diimbau untuk memanfaatkan tambahan konektivitas tersebut secara optimal serta merencanakan perjalanan dengan baik guna mendukung kelancaran operasional penerbangan di bandara tersebut. (*)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *