MATA SULSEL, MAKASSAR – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) mulai memperketat pengamanan pasokan listrik menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Sebanyak 73 posko siaga kelistrikan dan 2.315 personel diterjunkan untuk memastikan suplai listrik tetap aman dan andal selama masyarakat menjalankan ibadah hingga aktivitas mudik dan berkumpul bersama keluarga.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan masa siaga Idul Adha berlangsung mulai 26 hingga 28 Mei 2026.
Menurutnya, PLN telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi mulai dari kesiapan sistem distribusi, personel lapangan, hingga peralatan pendukung untuk menjaga stabilitas kelistrikan di wilayah Sulselrabar.
“Selama perayaan Idul Adha 1447 Hijriah, kami memastikan kesiapan pasokan listrik agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan berkumpul bersama keluarga dengan aman dan nyaman,” ujar Edyansyah.
PLN juga memastikan sistem kelistrikan Sulawesi bagian selatan dalam kondisi aman setelah dilakukan pemeliharaan jaringan secara berkala lebih awal sebelum masa siaga dimulai.
Tak hanya menyiapkan personel, PLN turut mengerahkan berbagai perlengkapan pendukung untuk mengantisipasi gangguan listrik selama momen hari besar keagamaan tersebut.
Peralatan yang disiagakan meliputi 152 genset, 30 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 79 gardu bergerak, 13 crane, 308 mobil operasional, serta 169 sepeda motor layanan teknik.
Selain itu, PLN juga menyiapkan 10 tim khusus Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) dengan total 80 personel untuk menangani pekerjaan teknis tanpa harus memadamkan aliran listrik pelanggan.
Di sisi lain, PLN turut mengantisipasi meningkatnya mobilitas pengguna kendaraan listrik selama libur Idul Adha.
Sebanyak 78 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 57 lokasi di wilayah Sulselrabar dipastikan siap melayani kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik masyarakat.
Edyansyah menambahkan masyarakat juga diminta segera melapor apabila menemukan potensi gangguan listrik melalui fitur pengaduan di aplikasi PLN Mobile.
“Berbagai upaya telah kami lakukan untuk menjaga keandalan pasokan listrik agar masyarakat dapat beraktivitas dan beribadah dengan nyaman selama Idul Adha,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan